Singaraja Tercemar LimbahOleh: I Made Budiasa - 10 Jan 2010
Ceceran limbah berupa gumpalan hitam pekat mencemari Muara Singaraja hingga Muara Ceblok,Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu,kemarin.
Ceceran itu diketahui telah menyebar ke sejumlah lokasi di pesisir muara sepanjang 2 Km.Gumpalan hitam mirip limbah minyak mentah (crude oil) ini juga masuk ke area tambak milik warga setempat. Kadira,33,nelayan Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu mengaku baru mengetahui adanya ceceran gumpalan hitam pada Senin (2/11).
Gumpalan hitam pekat ini menempel di pasir tepi muara. Awalnya, dia menyangka gumpalan hitam itu akibat tumpahan bahan bakar solar yang dibawa nelayan saat hendak melaut. Namun, gumpalan itu lama kelamaan semakin banyak jumlahnya.
Melihat itu, Kadira langsung melaporkan ke pemerintah desa setempat.Tidak lama kemudian, perwakilan desa bersama tim dari Pertamina UP VI Balongan dan Kantor Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Indramayu mendatangi lokasi dan membersihkan ceceran gumpalan hitam. Namun, hingga kemarin ceceran tersebut masih terus muncul di Muara Singaraja.
Kami khawatir gumpalan hitam itu semakin banyak dan masuk tambak. Gumpalan hitam yang terkumpul sebanyak 20 karung plastik, ujar Kadira, kemarin. Ketua Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) Kabupaten Indramayu Juhadi Muhammad mengaku telah menerima laporan ceceran gumpalan hitam dari sejumlah petani tambak di kawasan tersebut. Dia berharap gumpalan hitam segera dibersihkan karena dicemaskan mencemari area tambak dan berdampak pada budidaya ikan di tambak. Menurut Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu Aep Surachman, gumpalan hitam di sepanjang Muara Singaraja telah diambil sampelnya.Saat ini sampel itu akan dibawa ke laboratorium untuk dicek, apakah mengandung minyak mentah atau tidak. Belum dapat dipastikan,kandungan dalam gumpalan hitam itu karena kami masih meneliti, sebutnya. Dia belum dapat menyimpulkan apakah gumpalan hitam itu dari bongkar muat kapal tanker kegiatan migas atau dari solar milik kapal nelayan yang tumpah.Upaya pembersihan terus dilakukan hingga gumpalan hitam tersebut hilang dan steril di Muara Singaraja. Diketahui, pada September 2008, tumpahan minyak mentah mencemari muara di Blok Bodol, Desa Brondong,Kecamatan Indramayu. Gumpalan hitam itu terus meluas hingga ke sejumlah muara di 12 desa di empat kecamatan. Saat itu, minyak mentah yang tercecer diketahui berasal dari tumpahan bongkar muat kapal tanker
beranda
kontak
link










